IBU Tua PEDULI Anak YATIM !!!

Posted: Mei 8, 2011 in Motivasi
Tag:

“Kain lap, handuk,….keset…….,kain lap…, handuk….”

Suara yang berulang-ulang terdengar dari seorang Ibu tua yang bernama Ibu Etin. Wanita tua yang menggendong buntelan kain, dia membawa gunungan kain dipunggungnya tanapa rasa lelah, sengatan matahari tidak dihiraukannya dan doa terus meneriakkan ” Kain lap, handuk,….keset…….,kain lap…, handuk….”.

Dengan jalannya yang condong ke depan menandakan bahwa buntalan yang dibawa itu sangatlah berat bagi Ibu Etin.”Jualan apa, Bu..?” Tanya seseorang. “Ini Den, jualan kain lap, ..handuk.juga ada,,dan keset buatan anak-anak yatim di kampung.”

“Memang kampung Ibu di mana?.” “Majalaya-Bandung, Den.” Jawab si Ibu tadi.

Siapapun yang mendengar terperangah. Seorang ibu tua bersedia dan mampu berjualan dari Majalaya, Jawa Barat ke Bogor yang jarak tempuhnya lebih dari 5 jam.

Ibu tua yang bernama Etin itu ternyata berjualan ke berbagai kota di Jawa Barat. Dia akan kembali ke kota yang sama setiap tiga bulan kemudian. “Tidurnya dimana Bu? Tanyanya melanjutkan. Wanita berputra 6 dan cucu empat itu menjawab. “Kadang di rumah Pak RT, Kadang di Masjid,, ya dimana saja yang penting aman.”

“Kenapa Ibu masih jualan.? . Ibu Etin yang murah senyum itu menjawab. “Di kampung saya, banyak anak yatim. Saya senang sama mereka. Mereka membuat keset, handuk dan kain lap tapi tidak bisa menjual. Maklum masih anak-anak, masih takut ketemu orang. Saya ingin membantu mereka tapi nggak punya uang. Satu-satunya yang saya punya hanya tenaga, Jadi saya bantu mereka jualan. Kalau hasilnya laku dijual, kan mereka bisa terus membuat kain lap ini dan bisa sekolah.”

Cintanya kepada anak yatim menjadikan Ibu Etin penuh semangat menjajakan dagangannya. Dia melupakan usianya. Dia abaikan jarak tempuh dan dia lupakan tidur bersama putra dan cucu mereka. Dia gendong 20 kodi (400 potong kain) dari satu tempat ke tempat lainnya untuk ditawarkan kepada pembeli.

Milik paling berharga yang Ibu Etin miliki saat ini hanya tenaga. Dia mengerahkan segenap tenagan yang dimilikinya untuk membantu orang lain walau usianya sudah senja. Dia tidak mau berhenti dan terus berjalan dari satu kota ke kota lain..

Ketika banyak orang berharap bantuan, ketika banyak orang mengemis meminta-minta, harusnya bisa berkaca pada seorang Ibu tua Etin. Memang yang terbaik bukanlah hanya berlomba mendengar dan membaca berita sekitar derita kesengsaraan orang lain, tapi yang terbaik adalah berbuat, bertindak dengan memberikan hal terbaik yang kita punyai untuk orang-orang yang kurang beruntung seperti halnya anak-anak yatim. Coba kalau kita kebetulan lahir sebagai anak yatim,,bukankah kita tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa…?!!

Subhanalloh….

Berikan cerita inspiratif versimu tentang sedekah, melalui :

” DOMPET  ZISWA ”

(( DOnasi Muslim PEcinta akhiraTZakat, Infaq, Sedekah, WAkaf ))

SEDEKAH yuuk….. ?!
mulai DARI DINI.. mulai DARI KINI..
Komentar
  1. Maksimus mengatakan:

    Mohon bantuan ya alamat ibu lengkap ibu etin saya kepingin ngeliput dalam film dokumenter kisahnya, tolong ya bleh di emailakn ke email saya gpangerangraciano@yahoo.com atau hp saya 081905875539, maksih ya sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s